Well, perkenalkan, gue adalah seorang anak tunggal. Tidak kesepian. Tidak merasakan kerugian dalam jiwa raga gue yang melekat 21 tahun ini. Kenapa? Loneliness bisa dihapus kok dengan mudah jika (1) kita mau dan (2) we know HOW ! .. dan (3) -of course- you DO IT!
Lalulantas, apa yang gue lakukan ? Seribu untung, my great parents menyediakan dua hal di rumah, mahakarya yang selalu gue banggakan, yaitu : PS dan Internet !!
Love them very much! but believe me…
ITU kurang BAIK. -_-’
Setelah itu pun satu produk yang bisa dibilang membuat culture-shock pun muncul. Sebuah hape yang gede dan membuat orang selalu terpaut pada layarnya. Bahkan kalo ada dewa kematian pun, mungkin mereka akan bilang ” Wait !! I’ll update my status first, then you can take my soul!”.
Whatever. Menurut gue, dunia ini mulai menikmati arti ‘kesendirian’. Hm? Ga setuju? Well, bagi gue, mengautis di cozy place sambil nge-wiFi adalah salah satu bentuk menikmati kesendirian. Oh , say NO to HELL! (yaiyalah) I can’t say NO to social network beacuse I still need it :”> Tapi semua itu ada batasnya, dan jangan sampai OD. Use it effectively, karena tetap saja silaturahim dengan bertemu langsung itu banyak gunanya bo
.
Anyway, untuk keluar dari jaring jaring kenyamanan (baca : comfort zone) ini, gue akhirnya memilih untuk memilih tas biasa, membawa hape, dompet, hands free, dan tetes mata softlens. Buat apa? Buat keluar dari rumah ! Hahaha! It’s different with ordinary day, because I’ll go without destination !! emm.. mksdny tanpa tujuan mau ngapain. Tapi arahnya sih ke sebuah mall dan jalan kaki. And guess what? I’ll go alone
.
Dalam perjalanan mengelilingi kota sambil berjalan membuat sebuah suasana yang kalo naik angkot cuman selewat aja menjadi suatu yang terperhatikan (susah banget ya kalimatnya heuheu). Yang gue lihat di balik kacamata hitam gue adalah trotoar yang bersih ! Hahaha… ternyata masih ada loh trotoar yang bersih di saat kota tempat tinggal gue ini terkenal sebagai kota penuh sampah. Dan beberapa daerah malah bisa jadi objek foto yang bagus (hey! That’s a lot opportunities for you, photographers !
)
Letih juga. Dan yeeeeyyy gue sudah sampai di mall! Dapet AC dingin hehe (well, gue cukup jujur, kalo terik membuat gue lebih nyaman di dalam mall ;P). Akhirnya gue makan di food court. Biasanya, gue memilih makanan, buka tas, ngambil dompet, bayar, ambil makanannya dan duduk. Tapi sekarang … gue mau melakukan hal berbeda
. Gue ngobrol dengan mereka yang bekerja di sana. Hmmm.. sayangnya, perut gue yang laper membuat gue ngga bisa ngobrol lama-lama. Damn, sorry, maybe next time I’ll explore it!
Duduk-duduk, ehh ada yang menarik perhatian gue! Oh, bukan bukan… bukan cowo cakep. Tapi… BAYI!! Owwhh she’s so cute! Gue yang duluny ga terlalu suka ma anak kecil, sekarang jadi suka dan suka dibilang pedofil. Hmm.. perubahan gue ini mungkin ngga gue ceritain sekarang ya.. kepanjangan
. Tapi yang pasti ni bayi lucu bangetttttt.. She’s smile at me dan hal itu membuat gue mendekatinya dan bermain dengannya. Dia tertawa tawa dan alhasil jadi ngobrol ma ibunya. Untung aja si tante baik, hehe maafkan aku yang sok kenal ;P. Gue akhirnya menyadari bahwa bayi ini lahir bagaimana dan berapa umurnya. Ah, u know, readers, gue sangat menyesal masa-masa hidup gue benar-benar monoton. Coba kalo gue lebih ngabisin waktu di Panti Bayi ?? Udah dpt pahala, bisa ketemu ma si imut tyap hari!! (… itu di luar harus nyebokin dan ganti popok ya ;P hahahaha kidding!)
Setelah ngobrol-ngobrol dengan si tante nan baik hati, gue akhirnya mengelilingi mall. Yeah, diskon di mana mana dan gue mencoba masuk salah satu toko ber brand oke (asli loh!). Biasanya gue cuman sekedar melihat-lihat, dan sekarang pun demikian. Buset… 800rebu. Sigh. Tapi hari itu, karena niat gue yang berbeda, gue mulai berpikir sesuatu.. yaitu bahan ! Kalo dipikir-pikir, bahan itu sangat ada di toko kain deket pasar. So, what now? fashion models? Brand? yap, Brand ! Hanya melihat Zara, MnS, Prada, Gucci, etc semua baju dibeli dengan harga nol nya ada lima. Yang ngga habis pikir lagi, kaos oblong pun terjual dengan 100 ribu. Well, jangan – jangan, kalo gue selipin satu baju dari tanah abang di sini, mungkin bisa dibeli dengan IDR 500000! Hahaha.. Eh, gitu-gitu, Im appreciate with all things yang sudah dibuat oleh marketing ZARA, Prada, dan lainnya. I read they issues dan well, kehebohan yang mereka buat dengan segala kontroversinya memang menarik, apalagi kalo membaca perkembangan mereka di Indonesia. Well, apapun trik (baca : strategi) marketing yang mereka lakukan, it’s still impressed me. Mungkin suatu hari akan dibahas di sini
.
Yaaahh gue pun bukan orang marketing. Tapi sekarang ini, gue sangat menjempol mereka yang berkutat di dunia marketing secara serius. Selametin ekonomi Indonesia ya
Your skill akan sangat membantu sekali loh! Dan akhirnya gue pulang. Lagi-lagi perjalanan pulang membuat gue senang. Di jalan itu, masih ada yang jualan seni lukis asli buatannya. Gaya Eropa. Entah kenapa itu yang terbesit. Lalu topeng monyetbisa menjadi atraksi petang hari yang menarik, walau beberapa malah pergi. Takut kali ya dihinggapin monyet. Hahaha.. Jadi inget, gue pernah diajakin main ma monyet di kampus. Siapa yah waktu itu yang melihara monyet? Ah, forget it.
Sebenarnya banyaaakkk sekali yang bisa diceritain. Maybe next time coz someone sudah menegur negur gue untuk membuat tugas hihi. Well, see you next post with different things ! Cmon, dont be shy to explore
karena hidup lo bentar, isi dong dengan hal yang berbeda EVERY DAY! Stop being lonely, coz you dont.